Diposkan pada Uncategorized

Diet Berat Badannya Udah, Diet Plastiknya Udah Belum? 

Halo. Masih di Bulan Ramadhan nih. Biasanya kalau lagi di bulan ini semangat buat berbuat baiknya meningkat drastis. Nah, selain berbuat baik sama sesama, yuk kita berbuat baik juga buat bumi kita, tempat kita tinggal sekarang dan satu-satunya rumah yang kita punya dan cuma ada satu di Bima Sakti. 

“Aku mau ikut berkontribusi buat lingkungan, tapi masalah lingkungan  apa yang mau aku bantu buat dikurangi?”

Banyak. Banget. Tapi, daripada pusing, kenapa nggak coba dari masalah sampah plastik. Hampir semua kemasan bahan makanan yang kita beli mengandung bahan plastik, kan? Kalau di bumi ini sekarang ada sekitar 6 atau 7 milyar jiwa, dan setiap jiwa menghasilkan satu kilogram sampah setiap harinya, bayangkan berapa berat sampah bumi tiap hari? 
Belum lagi sampah plastik susah diurai di lingkungan, kan? Butuh puluhan sampai ratusan tahun biar mereka bisa terurai. Mereka juga bakal menyumbat saluran air dan bikin banjir. Dan proses pembuatan plastik butuh banyak barrel minyak. Ya, minyak buat bahan bakar aja sekarang udah susah. 

Jadi, apa yang bisa kita lakukan? 

Dulu mama saya selalu ingat kata-kata salah seorang pewarta agama. Kita kenal dia dengan nama AA Gym. Katanya, “Mulailah dari diri sendiri, mulai dari hal yang kecil dan mulai dari saat ini.” 

Nah, sama saja. Kita bisa mulai dari diri kita sendiri. Sebelum kita bicara sama orang lain, kita kasih contoh konkret terlebih dahulu. Saya menulis ini juga sama. Saya mempraktikannya pada diri sendiri terlebih dahulu. Butuh waktu memang. Saya memulai dari hal paling kecil. Misalnya, kalau beli gorengan dekat rumah, bawa wadah sendiri. Kalau misalnya belinya di tempat lain, di kampus misalnya, saya selalu menolak buat pakai kantung plastik. Kecuali memang bawaannya sangat banyak. Tapi, belanja camilan di warung bakal sebanyak apa sih? Kalau ke mini market, saya sering meminta buat nggak usah pakai kantung plastik. Saya suka bawa tas kalau bepergian. Jadi saya masukkan tas langsung. Sesederhana itu kita bisa mulai. 

Mungkin kalian bakal berpikir apa pengaruhnya? Cuma satu orang diantara ribuan orang yang menolak buat pakai plastik di mini market atau di tempat mana pun dia belanja. Tapi coba pikir lagi. Kalau seminggi kita bisa belanja lebih dari 20 kali menggunakan kantung plastik, berapa banyak kantung plastik yang kita hemat dalam setahun? Sekitar 1040 lembar kantung plastik. Dari satu orang. 

Selain itu, kita bisa bawa tumbler ke mana-mana. Tak perlu membeli air mineral yang dikemas dalam botol plastik. Saya sempat malas buat membawa tumbler tapi akhirnya dengan sedikit paksaan mulai bawa tumbler lagi. 
Banyak hal yang bisa kita lakukan. Apapun. Asal kita lebih peka dan mau. Mungkin kalian bakal pesimis duluan. Penduduk bumi banyak, tapi cuma kita doang yang mau peduli buat lingkungan. Jangan takut. Perubahan butuh waktu. Dan dengan kita tinggal diam, itu bukan solusi. 

Yuk, mulai sekarang, ubah niat baik kita jadi aksi baik. Salam lestari! 

Iklan