Diposkan pada Uncategorized

Kontemplasi 2

Tapi, bukankah memang mereka selalu seperti itu? Dua orang asing. Meskipun selama tiga tahun berada di atap institusi yang sama, mereka tetap orang asing. Yang jika semua percakapan antara dirinya dan senja di langit dikumpulkan, tidak akan sampai memenuhi satu persen percakapannya dengan sang malam. Mungkin memang akan lebih mudah bagi Rara untuk memaafkan.

Tapi malam? Ia dan rembulan pernah bercumbu. Pernah saling terikat. Pernah saling menghitung putaran mentari bersama. Pernah memiliki nina bobok yang sama. Banyak hal yang akan bisa diingat. Akankah semudah itu memaafkan? Mengingat kembali semuanya dengan perasaan biasa saja seperti Rara yang mengenang senja. Meskipun sudah lalu, Rara membaca riwayat menyedihkan tentang sang rembulan. Ia begitu kehilangan malam sepertinya. Sebegitu kehilangannya. Sebegitu jatuhnya pada malam. Entah bagaimana ia kini. Masihkah mengharapkan janji malam padanya dahulu, Rara tidak tahu. Dan malam pun. 

“Lalu apa yang membuatku marah?“ Gerutu Rara dalam hati. Dan ia mulai mengeja.  Rara mengenang nina bobok yang dinyanyikan malam adalah sebuah angin segar, bukan sisa-sisa puing kenangannya dengan rembulan. Rara merasa semua nina bobok itu untuknya. Yang ternyata hanya nina bobok yang dulu pernah dinyanyikan malam dengan rembulan. Bahwa Rara merasa sangat bodoh. Dengan mudahnya jatuh pada malam. Semuanya seperti terulang kembali. Rara sudah berusaha membuat tameng agar di sini ia tak mudah jatuh. Karena menyembuhkan luka bukan perkara mudah. Karena malam sudah menyembuhkan lukanya. Ia tak ingin malam menjadi alasannya terluka lagi. Ia tak tahu harus bagaimana sebenarnya. 

Tapi Rara tak ingin malam menjadi dingin seperti senja. Rara ingin segalanya seperti biasanya. Dan anggap sajalah ia tak pernah memikirkan ini semua. Anggap saja ia memang tak memikirkan dan merasakan apa-apa. Semuanya harus baik saja. Masih lama ia akan tinggal di sini. Tak ingin ia membenci salah satu di antaranya. Jadi, malam, maafkan Rara. 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s