Diposkan pada puisi

Senja dan Embun Pagi

IMG_20141229_184015

Untukku sendiri

Kusemat suatu senja

Ketika aku dan Embun Pagi berjalan beriringan,

tanpa saling berpegangan

 

Kuinjak hitam bayangnya

Tapi tak kunjung terpaku

Hanya melambat.. melambat..

Dan kemudian sejajar

 

Lembayung menyentuh wajahnya

Angin mengacak rambutnya

Langit senja membuatnya tersenyum

Dan aku hanya bisa mengagumi

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s