Diposkan pada book review, Uncategorized

Book Review in 2016 #9

Selesai membaca : 9 buku

 

MALAIKAT DAN IBLIS (ANGELS AND DEMONS)

 

Penulis : Dan Brown

Penerbit : Serambi

Penerjemah : Isma B. Koesalamwardi

 

Processed with VSCO
Processed with VSCO

Robert Langdon, seorang professor ahli simbologi dari Harvard dibangunkan oleh dering telepon di pagi buta dan sebuah faks berisi gambar seorang ilmuwan yang dibunuh dengan kejam. Di dada korban tersebut, terdapat cap dari persaudaraan kuno paling rahasia, Illuminati. Persaudaraan yang diyakini sudah mati sejak ratusan tahun silam kini muncul ke permukaan.

Langdon harus terbang dari rumahnya di Amerika menuju Jenewa, Swiss, tempat di mana ilmuwan itu dibunuh. Ternyata, Langdon dikirim ke sebuah pusat penelitian terbesar di dunia bernama Council Europeean pour la Recherche Nucleaire (CERN).

Langdon tidak percaya dengan adanya keterlibatan Illuminati dalam pembunuhan Leonardo Vetra sampai dia melihat cap yang ada di dada Leonardo Vetra. Cap itu berupa ambigram, yang jika kita putar 180 derajat maka tetap akan terbaca sama. Ketika anak dari Leonardo Vetra, Vittoria Vetra, datang ke laboratorium pribadinya dengan ayahnya, tabung antimateri telah dicuri. Tabung antimateri adalah hasil percobaan mereka yang jika tidak ada di tempat semula dalam dua puluh empat jam, dapat menghancurkan yang ada di sekelilingnya dalam radius setengah mil. Tak lama, ada kabar bahwa tabung tersebut berada di Vatican City, Roma.

Hari itu juga, di Vatican City, sedang berlangsung conclavo, ritual pemilihan Paus baru. Akan tetapi, empat orang kardinal atau calon Paus yang akan dipilih hilang tanpa sebab yang jelas. Sebuah telepon teror datang ketika Vittoria dan Langdon sampai di Vatican City. Penelepon mengatakan bahwa ia akan membunuh para calon Paus tersebut di tempat-tempat umum setiap jam sejak pukul delapan malam. Delapan, sembilan, sepuluh, sebelas, dan pukul dua belas malam tabung antimateri akan menghancurkan kota kecil itu. Dapatkah Vittoria dan Langdon menyelamatkan kota suci itu?

Buku ini beralur cepat, memiliki daya tarik sehingga pembaca enggan menutup buku tersebut sebelum kisahnya usai. Seperti biasa, dan Brown menyajikan kejutan-kejutan di akhir cerita bahkan membuat kita menebak-nebak dari awal dan saya sering sekali salah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s