Diposkan pada book review, Uncategorized

Book Review in 2016 #4

25 Books to Read in 2016.

Done reading : 4 books.

The Cuckoo’s Calling (Dekut Burung Kukuk)

Penulis : Robert Galbraith

Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

image

Robert Galbraith adalah nama alias J.K Rowling. Buku ini pertama kali diterbitkan tahun 2013 dan baru diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dan di terbitkan di Indonesia tahun 2014.

Cormoran Strike, seorang detektif partikelir yang hidupnya sedang berantakan–mulai dari keuangannya yang sedang surut sampai masalahnya dengan Charlotte, pacarnya, sehingga Strike harus pergi dari rumah Charlotte dan tinggal di kantornya–kini dia harus menangani kasus yang hampir mengancam nyawanya meski uang muka yang didapatnya lumayan.

Tiga bulan yang lalu, seorang supermodel Lula Landry meninggal secara mengenaskan. Ia terbujur kaku di atas jalan beraspal yang tertutup salju setelah jatuh dari beranda flatnya pada suatu dini hari. John Bristow, kakak angkatnya menganggap bahwa peristiwa itu bukanlah peristiwa bunuh diri. John datang dan memohon kepada Strike agar dia mau menyelidiki kasus tersebut.

Robin, seorang sekretaris temporer dari Temporary Solution bekerja beberapa minggu di kantor Strike untuk membantunya menyelesaikan kasus tersebut.

Saya tertarik membaca buku ini karena di imajinasi saya, sosok detektif sudah mentok pada sosok Benedict Cumberbatch sebagai Sherlock Holmes dalam Serial Movie Sherlock Holmes yang tergambar sebagai sosok yang tampan, gagah, bertubuh kekar, cerdas, punya kakak kaya-raya, sempurna! Tapi, sosok detektif di novel ini terasa lebih manusiawi, ketika Cormoran Strike dapat memecahkan sebuah kasus dengan sangat detil dan begitu terasa prosesnya.

Hanya saja, saya merasa nama-nama karakter di novel ini banyak yang mirip dengan karakter-karakter di Serial Sherlock Holmes. Misalnya Robin dan Charlotte, kita akan menemukan nama itu dalam kasus ketika Sherlock memecahkan kasus pembunuhan di upacara pernikahan John Watson. Kemudian, Greg, di novel ini disebut sebagai suami adik Strike, yaitu Lucy. Bagi penggemar Sherlock Holmes, kita tidak akan asing dengan nama Greg atau Gregory Lastrade, bukan? Selain nama-nama di atas ada juga Adler dan Janine. Ketika melihat nama itu muncul di novel ini, saya langsung teringat sosok Irene Alder atau “The Woman” dalam Seriak Sherlock Holmes dan nama Janine mengingatkan saya pada sekretaris Magnussen pada episode terakhir Serial Movie Sherlock season 3.

Walaupun begitu, tetap saja novel ini menghibur. Elegan, tidak terburu-buru dan membawa kita pada atmosfer London yang pekat. Pahlawan baru dalam dunia detektif.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s