Diposkan pada Fan Fiction

[Fan Fiction] ONE OK ROCK – My Sweet Baby

Naa baby, please tell me? oh
Kotoba janakute ii kara
Tada tonari de hohoen de kurereba sore dake de ii kara sa
— Nah Sayang, tolong katakan padaku? oh
— Karena ini lebih baik tanpa kata-kata
— Tersenyum di sampingmu hanya keinginanku.

Haruna terpaku.

Haruna berjalan dibelakang dibelakang Taka. Tangannya yang dingin digenggam erat Taka yang menuntunnya berjalan—seperti koper. Bibirnya sedikit gemetar, entah karena dingin atau kaget. Wajahnya sedikit memucat.

“Taka,” kata Haruna ragu.

Taka berhenti berjalan. Ia berbalik menghadap Haruna.

“Bagaimana kalau kita minum kopi? Sepertinya perasaanmu sedang kurang baik.”

Taka mengerjapkan matanya. “Kalau kita minum kopi kita nggak bisa nonton. Ini jam terakhir hari ini!” katanya gusar.

“Jika hari ini kita jadi nonton, itu artinya ini adalah pertamakalinya kita nonton bersama. Dan aku nggak mau moment ‘pertamakali’ itu rusak gara-gara perasaanmu.” kata Haruna pelan. Nyaris tak terdengar, dihapus sayup angin.

“Ya, karena sesuatu yang pertamakali selalu ingin punya tempat tersendiri di dalam hati.”

Taka diam. Memperhatikan goresan wajah Haruna.

“Maksudku… Ah, pasti kamu menganggap aku idealis.” Haruna gusar.

“Tapi…” Taka nampak sangat bingung.

“Kita masih berteman ‘kan? Kita masih bisa nonton lain waktu. Lebih baik kita minum kopi atau barangkali susu coklat panas di kedai?”

“Kopi!”

**

Asap mengepul dari gelas cangkir kopi. Duduk berhadapan di dekat jendela kafe yang mengembun. Taka dan Haruna berada dalam keheningan untuk waktu yang cukup lama.

Haruna mengangkat cangkir kopinya dengan kedua tangan. Menyesapnya perlahan.

“Kalau saja aku tidak meminta untuk menonton mala mini,”

“Haruna!” Taka menyambar cepat.

“Sudahlah ini bukan salah siapapun. Aku justru lebih lega sekarang. Dan seharusnya aku yang minta maaf karena sudah membuat rencana kita hari ini gagal.” Lanjut Taka.

“Ah, itu bukan masalah.” Haruna menimpali.

“Aku hanya ingin melihat Taka tersenyum dan tersenyum bersama Taka.”

Taka menceritakan apa yang terjadi antara Taka dan Nana pada masa lalu. Dan hal itu berkaitan dengan Amane.

Kemudian hening lagi. Canggung. Dan Haruna memulai lagi.

“Malam tahun baru bagaimana?” tanya Haruna.

“Apanya yang bagaimana?”

“Nonton.” Haruna ragu. “Tapi, aku ingat Taka pasti sibuk dengan jadwal manggung di hari itu.” Haruna tertawa meringkik.

“Ya. Begitulah. Aku akan sangat sibuk sampai Februari tahun depan.”

Kedua ujung bibir Haruna sedikit terlipat ke bawah.

“Tapi aku janji, setelah aku tidak sibuk, aku akan mengajakmu nonton lagi.” Taka tersenyum lebar.

“Jangan merasa terbebani.” Kata Haruna pahit.

**

10 Februari.

Taka dan Haruna keluar dari Cinema. Taka sudah menepati janjinya untuk nonton bersama Haruna ketika ia tidak sibuk.

“Terimakasih, ya.” Taka tersenyum. Membuat rambutnya yang agak ikal tampak lebih indah.

“Aku juga.”

“Hari valentine empat hari lagi. Dan hari itu aku ada jadwal manggung.” Taka berjalan sambil menendang-nendang salju yang masih menutupi trotoar.

“Mau beli teh? Lalu kita minum di taman bermain.”

Taka berhenti.

“Terdengar seperti anak kecil ya?” kemudian Haruna tertawa malu. “Kalau begitu…”

“Ayo! Aku kangen tempat seperti itu.”

Taka menyapu tempat duduk di sebuah ayunan. Dia duduk disana. Mengayunkannya ke depan, ke belakang, terus seperti itu dengan pelan. Lucu.

Aku memesan dua kap teh hangat dan berjalan menuju Taka. Dan…

Bruk!

Haruna terpeleset. Ia terjatuh dengan posisi memalukan dan tepat di depan Taka.

Taka tertawa. Tertawa sampai memegangi perutnya.

Haruna terpaku. Untuk pertamakalinya ia melihat Taka tertawa selepas itu. Inilah yang selama ini ingin Haruna lihat dan selalu ingin Haruna rasakan.

“Maaf, maaf.” Taka berusaha behenti tertawa dan menolong Haruna.

“Aku senang.” Haruna tersenyum simpul.

“Ha?” Taka mengangkat satu alisnya. Heran.

“Aku senang. Tak bisa digambarkan dengan kata-kata.”

“Tak ada satu kata pun yang bisa mewakili. Dan ini lebih baik tanpa ada kata-kata. Tersenyum di sampingmu, melihat kau tersenyum, itu lebih dari apapun.”

————————————————————————-

thanks to  for translate http://furahasekai.wordpress.com/2011/10/16/one-ok-rock-%E2%80%93-my-sweet-baby-indo-translate/

Iklan

2 tanggapan untuk “[Fan Fiction] ONE OK ROCK – My Sweet Baby

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s